Internalisasi nilai islam pada generasi muda

Internalisasi nilai islam pada generasi muda

Berkaca pada era kemerdekaan Republik Indonesia ternyata tidak terlepas dari sosok para pemuda yang memiliki andil besar atas tercetusnya kemerdekaan Republik Indonesia.
Maju atau mundurnya bangsa tergantung para pemuda jika Itu pemuda memiliki pandangan luas,memiliki jiwa kepemimpinan tinggi rasional,objektif kreatif,inovatif dan dapat menciptakan pembaharuan serta dapat mengimplementasikan ide pasa masyarakat secara ikhlas maka pemuda tersebut memiliki elektabilitas tinggi untuk menyongsong peradaban duni.
Namun jika para pemuda memiliki jiwa malas,
Menghabiskan waktu untuk hal-hal negative yang terjadi adalah dekadensi moral (akhlaq), sudah pasti merosotlah masadepan suatu bangsa.
Dalam Al-Quran digambarkan pemuda Ashhabul kahfi, yaitu sekelompok anak muda yang memiliki integritas moral (iman).
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِالْحَقِّ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى
”Mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS al-Kahfi [18]: 13).
Mari tengok kembali kisah Usamah bin Zaid yang diangkat oleh Rasulullah menjadi komandan pasukan kaum muslimin dalam penaklukan Syam padahal baru berusia 18 tahun. Atau kisah Imam Syafi’i yang telah hafal Al-Qur’an diusia 9 tahun serta Ibnu Sina yang telah hafal Al-Quran diusia 5 tahun bahkan kemudian mampu menjadi bapak kedokteran dunia.
Pada hakikatnya nilai nilai keIslaman memang perlu dihadirikan dalam diri seorang pemuda
Karena Sifat religius akan menghantarkan kepada ranah pemikiran yang bijaksana dan mampu memetakan serta menyongsong perdaban dunia.
Secara umum kaum mileneal harus memiliki semangat ke Indonesiaan dan keIslaman yang terintegritas dalam dirinya melalui internalisasi keIslaman.
Di tulis oleh Habibburrohman ketua Umum HMI komisariat Tarbiyah UIN SMH BANTEN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membentuk karakter intelektual dalam bingkai literasi

A semantic Analysis On The English Translation Of Surah Ar Rahman By Abdullah Yusuf Ali.